23 Sep 2010

Detik - detik yang kulalui hilang….

February 4th, 2009 at 5:58 am


Berat memang…..

ketika apa yang qta harapkan jauh dari kenyataan….

seperti saat ini yang sedang terjadi dalam diriku….


Biarkan bibir ini kan mengalun indah mengiringi kepergianmu…

tangisan yang berujung sakit tak kan membuatmu kembali….

sulit terbayangkan harus kulalui hari tanpa hadirmu…


ketika tangan ini tak mampu lagi…

November 10th, 2008 at 10:19 pm


harapan yang kugantungkan dari kecil, yang tlah kujadikan mainanku…

kini ku beranjak dewasa,,,,harapan itu tetap bergantung..tak tersentuh sedikitpun

salahku menggantungkan nya terlalu tinggi…..

kugantung harap itu ketika ku tak sadar, ketika tak mengerti sebuah arti yang menyayat hati…


harap ku kau kembali,harapku kau datang, harapku kau pelukku dengan segenap sayangmu, harapku curahkan kasihmu untukku, harapku kau kembali untuk sekedar memberiku sapaan yang sekian lama tak kujumpai…


Biar Aku yang memilih

August 24th, 2008 at 9:24 pm

saat aku ingin menjumpai dunia lamunku…kurasakan dinginnya angin yang menerpa pipiku…
segera tersadar bahwa aku tak boleh begini!!!!!
semua peristiwa yang menjumpai kehidupanku tidak akan pernah berhenti sebelum aku meninggal….

ya…aku sadar akan itu semua!!!!!


ku usap pipiku yang kedinginan…bermaksud untuk menghangatkan…
lalu… kutampar pipiku ini……… dengan maksud tuk mengembalikanku ke dunia nyata….


menangis…itulah yang hanya bisa kulakukan saat jiwa ini mulai merintih kesakitan, seolah air matalah yang hanya membasuh perih hati ini…


Tiada yang patut dipersalahkan

June 11th, 2008 at 2:00 am

ketika hati meminta jawaban atas tanya yang diajukan "siapa yang salah atas semua kejadian yang menimpa diriku?" satu jawab yang pasti adalah "tidak ada yang patut dipersalahkan"


itulah yang terjadi pada diriku saat ini….
seorang "aku" yang dipandang oleh sahabat - sahabatku kuat,
seorang "aku" yang dipandang keluargaku hebat
seorang "aku" yang dianggap teladan oleh semuanya,


ternyata hanya seorang yang dibangun oleh rasa pujian,

Allah benci untuk diduakan!!!!

November 20th, 2007 at 7:51 pm

sering ku berpikir….betapa banyaknya orang2 yang sayang dan kusayangi!!


apakah itu mamah…

yang melahirkanku dan senantiasa menjagaku


papah..

yang tlah berusaha membiayai semua kehidupanku sampai saat ini

adik - adikku yang ………

walaupun sering membuatku kesal,namun sungguh aku benar - benar menyayangi mereka…

Song in my life….

November 16th, 2007 at 1:07 am

Bismillahirrahmaanirrahiim…….

Udah dua minggu ini aku UTS, agak bingung juga sih coz cara menghapalku masih SKS… tapi by the way, any way, bus way untuk UTS kali ini sedikitnya aku ada usaha untuk mengerjakannya sesuai kemampuanku. soalnya aku ngerasa bodo bgt klo disaat aku ga bisa trus nyontek. klo gt gimana mau berpikirnya dong???


Dewasakah Aku????

saat itu tertulis jelas di sudut kiri atas,# February 23rd, 2007 at 10:38 pm #

kedewasaan timbul akibat dari pemikiran yang bijak dalam memecahkan suatu masalah.

hari ini kutemui satu hal yang membuat mulut ku terkatup rapat…… aku sendiri tak mengerti akan sesuatu yang menimpaku akhir2 ini…. yang sering membuatku bingung….

apakah ini berarti aku tak dewasa ??? menghadapi permasalahan hidup saja ga bisa!!!

kadang aku bertanya pada dri sndri, apakah aku layak dikatakan sebagai manusia mandiri???

1 Sep 2010

Surat Lamaran Darinya

Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suamimu/istrimu? Jawabannya sangat beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga jawaban duniawi (cakep atau tajir, manusiawi lah). Tapi ada satu jawaban yang sangat berkesan di hati saya.


Hingga detik ini saya masih ingat setiap detail percakapannya. Jawaban salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan. Lalu memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak akan heran. Proses pernikahan seperti ini sudah lazim.


Dia bukanlah akhwat, sama seperti saya. Satu hal yang pasti, dia tipe wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sulit untuk membuka diri. Ketika dia memberitahu akan menikah, saya tidak menanggapi dengan serius. Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi.


abah yang tak aku ketahui "i love u full tank abah" ^^

Nasehat Aa Gym Tentang “Orang Penting”

Tahun 2000 adalah tahun pertama saya masuk kerja. Girang sekali hati saya, mengingat dengan diterima kerja saya bisa melamar “mantan pacar”, yang kini sudah 10 tahun mendampingi sepak terjang saya. Rasanya enggak sabar menunggu malam perta… eh, saat akad nikah, ketika kami bersanding menjadi suami-istri. Sudah gatel rasanya untuk segera beraksi, mensahkan ikatan suami-istri yang digadang-gadang banyak orang sebagai surga dunia itu.

Habisnya, saya sudah mulai keteteran juga mengikuti saran Nabi Muhammad (maapin ane ye Kanjeng Nabi, ane cuma orang biasa yang gak punya kemampuan ngikutin gaya para sufi) bagi para pemuda yang rata-rata besar syahwatnya, supaya mengendalikan hawa nafsu dan menghindari dosa pakai puasa. Alhamdulillah. Disaat spaneng sudah tinggi itulah Allah menakdirkan saya dapat kerja, enggak sampai sebulan dari hari wisuda sarjana.

Menjelang pernikahan, makin berbunga-bunga saja perasaan ini ketika diundang guru saya, K.H. Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym, untuk tampil di TVRI Stasiun Daerah Jawa Barat, dalam acara : “Rumahku, Surgaku”. Enggak tanggung-tanggung, calon istri juga ikut diundang untuk diberi tausiyah bersama-sama saya. Wah, alangkah hebohnya setelah itu, sebab para kenalan kami yang luput diberi undangan jadi tahu kami akan menikah, gara-gara kebetulan menyaksikan Aa menceramahi kami berdua di televisi.

Selesai acara, ternyata Aa belum sama sekali selesai menasehati saya. Mendengar saya menikah karena telah dapat pekerjaan, pada kesempatan seusai on-air itu Aa memberikan beberapa nasihat tentang ikhtiar yang penuh manfaat kepada saya.

“Ed, Aa ingin, kalau kamu memegang amanah di perusahaan, kamu lebih banyak berpikir bagaimana caranya agar menjadi orang penting, bukan sekadar merasa penting.”kata Aa mengawali nasehatnya. ”Lihat, berapa banyak orang yang menjadi Presiden, Jenderal, Direktur dan Ulama, tapi tampak tidak ada manfaat atau pengaruh positifnya bagi rakyat, anak buah, pegawai atau santrinya. Jadilah orang yang selalu bertanya berapa banyak diri kita sudah memberikan manfaat, bukan berapa banyak diri kita sudah mendapatkan laba atau berapa pantas diri kita untuk naik jabatan.”

“Orang Penting” Dari Ciamis

Taryana Yanthesky

Taryana Yanthesky

Mulai dari karma sampe Calon ema (yang bikin dug deg seeeeerrrrrrrr)

pernah dengar kata "KARMA"???? (eits... bukan buah yang berasal dari negeri timur tengah yah :p *itu mah korma == hahaaha ngaboring alias ngabodor garing). percaya ga sama KARMA??browsing sono sini (lewat mbah gugle) banyak banget pendapat yang logis sampe non logis, yang aneh bin ajaib sampe yakinin 10000 % (hehehe alaaaahhh lebay, itungan persentase kan cuma sampe 100). Tapi satu pernyataan yang membuat saya yakin adalah

  1. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (QS. 99:7)
  2. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. (QS. 99:8)

Apapun namanya, tetapi kedua ayat tersebut dengan sangat jelas menggambarkan tentang hukum sebab akibat dan pastinya Allah ingin kita selalu berhati-hati dalam berpikir dan bertindak baik pada Nya, pada diri sendiri apalagi pada orang lain karena semua yang kita lakukan selalu saja kembali pada diri kita. Bukankah siapa menabur angin akan menuai badai?

ya sudahlah,, pokonya mah gitu weh (susah diungkapkan lewat lisan maupun tulisan :D) pada intinya, hanya ingin sekedar berbagi cerita dan kisah perjalanan yang ditempuh sebagai bumil alias ambu hamil selama 8 bulan ini,,,