25 Agu 2010

Ayah, kapan kau rindu aku??

Musim ini berlalu begitu cepat, kurasa...
berhasil kulewati dengan untaian senyuman dan tawa bahagia...

meski orang berkata bahwa cuaca mulai tak menentu
yang kadang dingin kadang panas,

namun itu semua tak buatku cemas.


Berulang kali kukatakan "aku bahagia disini, disampingnya"
berulang kali juga ku ingatkan "aku mampu, jikalau kau memang enggan membantuku"

tolong, tolong, kumohon
jangan lagi kau hujamkan pedasnya kritik yang membuatku merapuh, pada akhirnya...


Semenjak itu,
Kaupun memilih untuk menghanyut tak berjejak

memilih pergi, dan datang hanya sebagai bayang yang tak berada
menyisakan pilu serta membuat aku mematung tak berdaya
walau hati berteriak rindu, aku masih berharap menemukan muaranya


Ayah, kapan kau rindu aku??
rinduku ini belum pernah terbalaskan olehmu
karena lamanya, bunga rindu itu telah dirontokan angin penantian
aku tak ingin menjadi gersang, karena menantikan kesejukan kasih sayangmu


0 cuap cuap:

Posting Komentar

bebas berkomentar (asal sopan) ^,^