8 Okt 2011

Hijrah kami, dari cicadas hingga cimahi

Bismillahirrahmaannirrahiim.....
Hanya ingin bercerita tentang kepindahan kami (hijrah) keluar kota, yaitu ke CIMOHAI (red:cimahi) (hehehe walaupun cuma 'salengkah' dari bandung, tapi teuteup luar kota yah ;p) mulai dari nyari kosan sampe pindahan alhamdulillah diberi kemudahan, ya ga mudah mudah amet sih, lumayan lah ada problem dikit saat pendistribusian barang (bahasanyeeee kaga nahan cooyyy !!!!)

Kami sudah 2 tahun menikah, alhamdulillah kami masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk tinggal dirumah oranglain (masa iya di rumah hewanlain :D wkwkwkwk), ko jadi kontraktor alhamdulillah sih??? ya iya, klo ga alhamdulillah (red-bersyukur) mana mungkin Allah menambah nikmatnya? tul apa tul????

PERTAMA kami diberikan ijin oleh Allah untuk mengisi rumah kontrakan di daerah cicadas bandung (belakang RS. Santo Yusuf, ada yang tau kawan???) waktu itu gaji abah masih pas pasan untuk membayar kontrakan, sedangkan untuk kebutuhan sehari hari alhamdulillah kerjaan sampingan cukup bisa menutupi. Bicara dari hati ke hati sering dilakukan oleh pasangan baru, apalagi kami belum terlalu lama saling mengenal, menyatukan visi dan misi menjadi pokok pembicaraan, 'mau dibawa kemana'kah biduk Rumah tangga kami??? (armada mode:on). Saat itu kami masih satu rumah dengan orangtua dan adik.Setelah 3 bulan menikah, akhirnya kami memutuskan untuk memisahkan diri dari induknya(lho ko???emangnya ayam hihihii). tinggal berdua saja, menjadi keputusan kami bersama. dengan dana yang cukup minim, kami cari cari kosan daerah gerlong, secara gitu gerlong kosannya melambung tinggi ke awan semenjak Universitas Pendidikan Nasional (UPI) diubah bak gedung gedung pencakar langit (maaf edisi lebayyy pemirsah). kian kemari kami mencari tempat yang pas dikantong dan pas dihati, "Alkhamdulillah yah" ada jalannya, salah seorang rekan abah ada yang menawari untuk tinggal dirumahnya yang sedang dibangun.Nah sekarang malah aku sendiri yang ragu, soalnya aku anak mamah (cikiciw.....) yang ga pernah merasakan "indahnya" hidup jauh dari rumah. okey hari H yang dinanti tiba akhirnya mau ga mau ngikut suami tercintah.

Berarti yang KEDUA kami diberikan ijin oleh Allah dan pemilik rumah tsb untuk menempati rumah besarnya yang sedang dibangun di daerah cihanjuang, bandung barat.tentunya pas dikantong dan pas dihati. 6 bulan dirumah kedua, alhamdulillah kami diberikan kepercayaan oleh Allah (lagi)seorang janin dalam perut yang kini telah berusia hampir setahun,yah LUTFIRRAHMAN ZAMZAMI namanya. Kehamilanku saat itu bertepatan dengan Praktek Latihan Profesi (PLP), tidak mudah memang, tapi bukan berarti tidak bisa. Suka duka Kuliah, sambil nikah, sambil punya anak akan diposting kemudian. lanjut Masuk trimester akhir kehamilan, aku ingin dekat dengan mama, karena masih ada kekhawatiran untuk mengurus bayi apalagi ini hal yang baru. Akhirnya abah mengACC pengajuanku untuk tinggal dengan mama sementara di daerah cicadas, bandung. Akhirnya masuk usia 8 bulan kehamilan, kami pindah ke tempat mamaku.

Kepindahan kami yang KETIGA ini,  awalnya kami berencana untuk tinggal hanya beberapa bulan saja disana, tapi karena aku ditugaskan untuk magang, demi kelengkapan skripsiku. akhirnya rencana tinggalah rencana. Skripsi belum beres, ehhh malah keenakkan aja yang ada. hihihii maklum ada mama gitu lho.rencana beberapa bulan berubah jadi setahun (itu juga kan masih beberapa bulan, 12 bulan gitcu lox, halaah alesaaann;P)  kami mulai bicara lagi dari hati ke hati. apalagi dipicu dengan kehadiran heart fruit (buah hati, xixixi ) dan berbagai buku yang kami baca belakangan ini, membuat kami kembali memacu diri,

ya kami harus memepetkan diri,
kami harus hijrah (tempat, hati dan mindset),
kami harus keluar dari comfort zone (zona nyaman),
kami harus relisasikan impian impian kami,
kami harus bisa membahagiakan orang orang yang kami cintai (keluarga, saudara, sahabat,orang2yang kesusahan)
kami harus percepat langkah kami,
kami harus memantaskan diri untuk menjadi seorang yang sukses dan mulia.
yaaaaa action, action, action actioooooooooooooonnnnnn (heup... kepanjangan ^_^) saking semangatnya nih, menderu debu (kaya judul pilm jaman dulu yah?)
Yup inilah action kami yang pertama,tapi rumah yang ke 4 xixixixxi yaitu pindah tempat (lagi,lagi dan lagi) ke cimahi, belakang jembatan gunung batu (ada yang tau kawans??)

Pencarian kontrakan ini alhamdulillah tidak sampai berbulan bulan ataupun berminggu-minggu, yup saking kuatnya niat kami, dalam dua hari ketemu kontrakan ini dan langsung di DP (bukan dewi perssik lhooo hehehe) pas dirumah kita saling pandang, dan terjadilah percakapan
"beh jadi???" tanyaku dengan hati yang ragu
"muhun, kan tos di DPan (sekali lagi bukan dewi perssik yah pemirsah)" jawab abah kembali meyakinkanku,
"oh" sahutku, padahal kami belum bilang sama mamah,adik, om, bibi, ua, keponakan  dll. hehehe
akhirnya menjelang H-3 menjelang hari kepindahan kami yang keempat kalinya, kami bicarakan ke mamah dan saudara terdekat. mereka pun kaget, karena mendadak. (xixixii gpp deh sambel juga enaknya dadakan, iya kan??)

Rumah KEEMPAT, okey tereng teng teng........ hari H,sebenarnya barang barang kami masih ada dirumah kedua (hayo yang mana???) yup rumah rekannya abah, lalu kenapa ga pindah lagi kesana?? yah,mungkin mencari suasana yang baru saja, dan malu soalnya selama kami pindah kemamah, rumah rekan abah itu jarang terurus. masa datang ketika ada butuhnya ajah. hihihii. kami pamit dan meminta ijin secara mendadak kepada pemilik rumah tsb dan tetangga sebelah saja yang mngetahui kepergian kami. (mantappppp benar benar dadakan, tapi sudah dipikirkan ko). Akhirnya pendistribusian barang dilakukan, sebagian barang - barang yang besar dikirim lagi kerumah mamah, soalnya rumah kontrakan kami yang ke 4 lebih kecil daripada rumah rekan abah yang kedua. Dan alhamdulillah hijrahnya kami ke tempat yang keempat ini disambut dengan berkah yaitu, turunnya hujan (walhasil, kasur dan baju basah, untungnya hanya sebagian) dahsyattttt kawan.

Alhamdulillah, aku syukuri semua peristiwa ini. aku bangga kawans, kenapa bangga??? padahal ga ada yang wah tuh...!!! ya aku bangga karena bisa mengalami kejadian seperti diatas, yang  pastinya tidak ada seorang pun didunia ini yang mengalami kejadian yang sama persis denganku, dan Allah mempercayai kami untuk menjadi tokoh dalam cerita ini. pokoknya sesuatu banget heheheheheh

 "Hijrah adalah momentum penting dalam lintasan sejarah perjuangan Islam dan kaum Muslimin"

0 cuap cuap:

Posting Komentar

bebas berkomentar (asal sopan) ^,^