16 Jan 2014

AIB atau HIKMAH,pilihan ada padamu!!

Kisah pahit yang membuat malu jika orang lain tahu, maka itulah AIB
sedangkan
Kisah pahit yang membuat kita kuat dan tidak malu walaupun orang lain tahu, maka itulah HIKMAH

Bismillahirrahmaanirrahiim,

Setiap orang pasti dong mempunyai masalalu yang pahit. Bohong banget kalau mereka bilang ga pernah, meskipun kadar ke-pahit-an nya mungkin berbeda. Rasa pahit bisa jadi obat maupun racun. 
Rasa pahit sebagai obat, harusnya bisa bikin seseorang menjadi lebih baik, lebih sehat, lebih waras daripada sebelumnya. Begitu pula dalam kehidupan.
Sedangkan rasa pahit sebagai racun bisa bikin orang menjadi sakit, drop, "mati" secara perlahan atau bahkan langsung! ga percaya??? cobain deh... hahaha kidding (aku sih suka nonton di sinetron-sinetron tentang mereka2 yang diracun) *ketauandehsukanontonsinetron

Balik lagi tentang rasa pahit, aku pernah bahkan sering merasakannya, tentu dengan kadar pahit yang berbeda disetiap momentnya. Salah satunya saat orang tuaku bercerai. istilah modern-nya sih Broken Home tapi jangan disingkat jadi BH ya. hiihihihi

Belakangan baru aku tahu bahwa istilah Broken Home ini bukan hanya untuk mereka yang orang tuanya bercerai. Mereka yang keluarganya utuh bahkan terlihat sempurna dari luar mungkin juga Broken Home. Yang pasti, situasi apapun itu yang membuat seorang anak tidak betah, tidak nyaman, ketakutan saat berada dirumah itu juga termasuk dalam kategori Broken Home.

Are You feel Broken Home?

Aku tidak mau membahas kemudian menyalahkan orang tuaku (lagi), karena sungguh bukan itu yang menjadi masalahnya. Satu hal yang harus dipahami adalah bahwa tidak ada orang tua manapun yang dengan sengaja merencanakan kisah pahit bagi anak-anaknya.

Setiap manusia mempunyai cerita hidup masing-masing yang harus mereka jalani. Mereka dituntut untuk siap atas pilihan yang telah diambilnya yang kemudian akan mewarnai jalan hidup mereka.

Lalu akan kau anggap sebagai apa jika pahitnya hidup tengah kau rasakan, kawan? Racunkah? Obatkah? pilihan ada di tanganmu :)

Mengertilah, terimalah, berdamailah, jadikan episode pahit itu obat yang tengah membuatmu kuat, lebih baik, lebih sehat, lebih waras dalam menjalani hidup. Ini semua hanya bagian dari cerita hidup yang harus kita lalui, bukan untuk disesali atau menyalahkan siapapun. Berbahagialah.

Nikmati setiap prosesnya bak para penikmat kopi yang mampu meracik rasa pahit menjadi suatu yang berbeda, ada espresso, cappuccino, cafe latte, mochachino, white coffe. hmmm nikmatnya srupppuuutttt :). Eiittssss tapi saya bukan penikmat kopi. Katanya kopi, teh dan susu tidak direkomendasikan untuk kesehatan, jadi sesekali aja :p

Selanjutnya tanyalah pada diri sendiri apakah kisah pahit kita di masa lalu itu membuat kita lebih baik dan kuat atau tidak? ketika kita meyakini bahwa kita menjadi pribadi yang lebih kuat, maka kita akan lebih fokus kepada hikmah daripada penyesalan dan dendam dari kejadian itu. Sedangkan jika kita mendapati bahwa diri kita menjadi dendam, menyesal, malu, marah, menyalahkan orang lain, mengasihani diri sendiri, berarti itu adalah AIB dan kamu tengah menegak racun dan siap siap "mati" secara perlahan.

Pada akhirnya AIB atau HIKMAH, pilihan ada padamu! let's choice before you dead.

1 cuap cuap:

Unknown mengatakan...

bacanya merinding teh.. ga semua kenyataan itu indah, yang bisa bikin indah kenyataan pahit itu bagaimana sudut pandang kita menerima jalan hidup yang dikasih Allah. yg bisa bikin kita bahagia ya diri kita sendiri, yg bikin sedih ya kita sendiri, :)

Posting Komentar

bebas berkomentar (asal sopan) ^,^