Bismillahirrahmaannirrahiim,,
Akhirnya saya temui jawaban yang telah lama dicari,,,
pasca menikah, sepertinya tingkat ngomel-ngomel saya bertambah. Sempat berpikir "apa iya saya ga bahagia?" soalnya tiap hari kayannya adaaaaa aja yang bikin taring ini pengen keluar.hihihi.
Padahal nih yah sebelum menikah, "tantangan" yang saya hadapi itu lebih dahsyat lho dibandingkan pasca menikah, dan saya dapat melewatinya tanpa harus mengalami fase "amburadul" terlebih dahulu. fiuuuuhhhhh Alhamdulillah
Ternyata eh ternyata salah satunya adalah karena kegemaran saya corat coret ga jelas di buku "MIRAGE yang 58 lembar". Bagaikan Diary, dalam buku itu saya tumpahkan rasa bahagia, haru dan sedih saya. Alasan kenapa saya memilih buku tulis dijadikan sebagai diary adalah supaya gak ketahuan kalau itu adalah buku curhatan hihihihi. Soalnya pernah punya diary yang dikunci eh malah di jebol karena lupa nyimpen kuncinya. halaaah. dan satu alasan lagi adalah karena dulu diary itu pada umumnya tipis- tipis n imut imut. Kebayang dong dengan tulisan saya yang gak imut, terus tiap hari corat coretnya, lha berapa buku tuh yang harus dibeli?? mending buat beli cimol di kantin si bibi deh. hehehe
Yap, mungkin nih yah salah satu alasan saya agak emosian pasca menikah itu karena saya udah jarang lagi menulis, curhat atau sekedar corat-coret untuk sekedar menggambarkan perasaan saya. Hal ini baru disadari ketika kemarin di acara Arisan #IbuMuda Bandung saat teh @pewski sharing ilmu tentang menulis dari hati. Beliau adalah founder dari komunitas Great Muslimah.
tengkyuuuu teteh :*

1 cuap cuap:
hahaha masih pk diary ? saya dulu punya . dan dibuang ah takutnya ketika saya sudah meninggal semuanya dibaca sama orang lain :)
Posting Komentar
bebas berkomentar (asal sopan) ^,^